Langkah-langkah ternak lovebird untuk pemula

Lovebird kian menggoda, jenis burung ini pun kerap jadi pilihan banyak pemula yang ingin memelihara burung kicauan. Termasuk juga tak sedikit yang berniat menangkarkannya. Untuk panduan penangkarannya, berikut langkah-langkah ternak lovebird untuk pemula.

Selain dipiara sebagai masteran, burung lovebird cukup populer di arena lomba. Banyak lovebird jawara bermunculan di even-even lomba di beberapa daerah, dan beberapa di antaranya bahkan bisa memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Terlepas dari hal tersebut, banyak pemula yang tertarik memelihara lovebird karena perawatannya yang mudah.

Berikut langkah-langkah ternak lovebird bagi pemula:

Persiapan lahan / ruangan

Lahan yang akan digunakan untuk ternak burung sebaiknya berada di lokasi yang tenang dan jauh dari gangguan. Selain itu juga tidak terkan cahaya matahari terus menerus sepanjang hari dan aman jika hujan turun.  Suhu di sekitar kandangnya pun harus sejuk.

Persiapan kandang

Kandang bisa menggunakan kandang permanen atau kandang soliter. Bisa juga menggunakan sangkar hariannya, namun ukurannya tentu akan jadi sempit ketika dimasukkan kotak sarang / glodok ke dalamya.

Persiapan indukan

Pilih indukan yang murni sepasang dan bukan berdasarkan prediksi semata. Banyak kejadian sepasang burung yang ternyata memilik jenis kelamin yang sama. Cari pedagang yang jujur dan bisa dipercaya atau carilah burung yang pernah produksi.

Perhatikan juga umur dari lovebird tersebut. Lovebird yang siap ternak umumnya berumur lebih dari 8 bulan. Jangan pilih burung bakalan karena itu artinya waktu untuk ternak akan terbuang oleh perawatan mereka selama beberapa bulan sebelum siap untuk dikawinkan.

 

Persiapan pakan 

Siapkan pakan yang tepat, dalam hal ini biji-bijian seperti milet putih, milet merah, gabah, pellet, dan kuaci. Berikan juga pakan tambahannya yang berupa buah dan sayurn seperti jagung muda, kangkung, sawi, apel, dan sebagainya.  Untuk menghasilkan indukan yang sehat, berikan tulang sotong untuk asupan kalsiumnya.

BACA:  Tips menjodohkan pleci agar siap tangkar

Persiapan kotak sarang 

Untuk mempercepat indukan burung bertelur, sediakan kotk sarang yang sesuai. Kotak sarng untuk ternak lovebird dikenal dengan sebutan glodok dan banyak ditemukan di toko perlengkapan burung kicauan. Tempatkan kotak sarang pada posisi yang tepat dari kandang ternaknya.

Persiapan bahan sarang

Gunakan bahan sarang yang kasar seperti sabut kelapa, dan sebagainya. Hindari menggunakan bahan sarang yang halus seperti nilon, dsb karena bisa membuat kaki indukan terjerat sehingga tidak dapat keluar dari kotak sarangnya. Masukkan bahan sarang ke dalam glodoknya, sedangkan sisanya ditaburkan di lantai kandangnya.

Memberikan kenyamanan dan keamanan

Indukan gampang sres jika merasa terganggu, karena itu pastikan kandang ternak mereka aman dari gangguan baik yang berasal dari hewan piaraan, polusi suara, maupun rasa penasaran si pemilik yang selalu ingin tahu berapa jumlah telur yang dihasilkannya.

Menambahkan vitamin

Multivitamin dibutuhkan untuk menjaga kondisi burung indukan selama masa berkembang biak.

Jika langkah-langkah ternak lovebird untuk pemula di atas sudah dilakukan, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama indukan akan terpantau kawin dan selanjutnya mulai bertelur.

Penting diperhatikan, ketika indukan sedang mengeram maka jangan sekali-kali mengganggu indukan yang sedang berada di dalam kotak sarangnya. Kesalahan tersebut bisa menyebabkan indukan enggan mengerami telur-telurnya. Hal yang sama juga berlaku ketika indukan sedang merawat anak-anaknya yang baru menetas.

 

Komentari dengan Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: