Cara merawat cucak cungko agar rajin bunyi

perawatan cucak cungko

Penampilan cucak cungko mirip seperti cucak hijau namun yang membedakan adalah topengnya yang meluas hingga ke bagian dada dan warna biru yang lebih lebar. Di samping itu, suara cucak cungko lebih tajam dan lebih bervariasi sehingga mendapat julukan burung seribu suara. Bagaimana perawatannya agar rajin bunyi? Berikut cara merawat cucak cungko agar rajin bunyi.

Cucak cungko memiliki nama lain Orange-bellied leafbird (Chloropsis hardwicki), nama panggilan tersebut merujuk pada warna perutnya yang oranye terang. Jenis burung yang juga kerabat dari cica daun ini pernah sangat populer di era 1990an dan sempat menghilang selama beberapa dekade. Yup, cucak cungko memang bukan burung yang umum ditemukan di Indonesia karena persebarannya hanya ada di Himalaya, Cina, Semenanjung Melayu, dan Thailand.

Cara merawat cucak cungko agar rajin bunyi dan gacor sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda perawatan dengan burung cucak hijau maupun sejenisnya. Jenis burung ini adalah pemakan buah, nektar, dan serangga sehingga perawatan hariannya pun tidak lepas dari keberadaan pakan-pakan tersebut.

Buah yang diberikan dalam perawatan cucak cungko agar rajin bunyi adalah pepaya, pisang kepok, apel, buah naga, dan sebagainya. Sebaiknya pula, berikan buah-buahan yang banyak mengandung air dan vitamin C karena jenis buah tersebut mampu menjadikannya makin gacor.

Adapun untuk pakan serangganya bisa diberikan pakan yang sudah sangat umum digunakan seperti ulat hongkong, jangkrik, kroto, dan sejenisnya. Serangga-serangga tersebut diberikan sesuai kebutuhannya. Namun perhatikan pula agar pemberiannya tidak terlalu berlebihan karena bisa menjadikan birahinya makin tidak stabil.

Cucak cungkok sangat suka nektar, namun dalam perawatannya nektar sangat sulit didapatkan sehingga sebagai alternatif dalam perawatan cucak cungko agar rajin bunyi, anda bisa menyediakan cairan manis lain yang memiliki manfaat dan khasiat sama seperti air gula maupun jus dari buah-buahan.

BACA:  Cara alami kilapkan sangkar lama yang kusam

Untuk jenis voer yang diberikan sebaiknya menggunakan voer yang sudah anda percaya dan memiliki kandungan gizi / nutrisi yang lengkap. Pakan voer tersebut selain mengenyangkan juga dapat membantu perawatan cucak cungko agar rajin bunyi.

Multivitamin dibutuhkan untuk menjaga kondisi dan menjadikannya selalu aktif sepanjang hari. Berikan multivitamin yang dicampurkan dalam air minumnya secara rutin setiap dua hari sekali.

Selain dari pemberian pakan dan multivitaminnya tersebut, perawatan agar cucak cungko rajin bunyi juga harus memperhatikan pola rawatan lainnya seperti mandi dan jemur.

Mandikan cucak cungko pada waktu pagi hari yaitu setelah matahari terbit, setelah itu jemur burung di bawah sinar matahari selama 30 menit s/d 1 jam.

Ketika burung berada di tempat sejuk setelah dijemur, lakukan pemasteran untuk menambah variasi suara isiannya. Hal ini juga dapat merangsang burung cucak cungko bertambah rajin bunyi dan makin gacor.

Demikian tips dan cara merawat cucak cungko agar rajin bunyi.

Semoga manfaat