Cara merawat jalak suren yang kurang aktif dan jarang bunyi

cara merawat jalak suren

Banyak kicaumania tertarik memelihara burung jalak suren karena suaranya yang lantang dan bervariasi. Selain itu, jenis burung ini juga dikenal sangat aktif, lincah, dan pandai meniru suara kicauan burung lainnya. Walaupun begitu, tak sedikit yang mengeluh kalau jalak suren rawatannya itu tak juga mau rajin berbunyi meski sudah lama dipelihara. Untuk mengatasinya, simak cara merawat jalak suren yang kurang aktif dan jarang bunyi.

Pada dasarnya, burung jalak suren jantan dan betina sama-sama memiliki kemampuan berkicau yang sangat baik. Namun hal ini tentu harus disertai pula dengan pola rawatan yang teratur serta memberikan pakan yang dibutuhkannya. Perawatan yang tidak tepat, akan menyebabkan burung jadi kurang aktif dan cenderung malas berbunyi.

Berikut beberapa penyebab umum jalak suren malas berbunyi:

  • Meski sudah dirawat cukup lama, namun pemiliknya jarang berinteraksi dengan burung rawatannya itu, sehingga setelah dewasa jadi cenderung kurang jinak dan malas bunyi.
  • Selama dirawat, burung hanya dibiarkan sendirian saja tanpa dipancing atau dimaster dengan burung piaraan lain yang sudah gacor. Selain itu, pemasteran juga jarang dilakukan meski menggunakan media mp3.
  • Tidak memperhatikan asupan pakan yang diberikan, dengan kata lain burung hanya diberikan pakan voer saja tanpa mendapatkan asupan  dari pakan tambahannya yang tinggi protein.
  • Perawatan yang kurang tepat, misalnya burung jarang dimandikan, jarang dijemur dan jarang sekali diembunkan.

Berikut cara merawat jalak suren yang jarang berbunyi:

  • Ganti sangkar yang ukuran yang sesuai. Jika selama ini burung ditempatkan dalam sangkar yang telalu sempit atau terlalu luas, maka cobalah untuk mengganti sangkarnya dengan ukuran yang sesuai.
  • Mengganti tenggeran. Tak jarang ada burung muda yang selalu ketakutan ketika melihat tekstur tenggeran yang ada di dalam sangkarnya. Hal ini juga bisa membuat burung jadi jarang dan malas berbunyi. Untuk itu, cobalah ganti tenggerannya lalu amati perilakunya. Jika burung sudah tenang, itu berarti tenggeran yang dipilih sudah tepat.
  • Mengganti pakan voer yang biasa dikonsumsi dengan merek lain yang memiliki kualitas dan kandungan gizi yang lengkap.
  • Memberikan pakan tambahan dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya, terutama jangkrik dan ulat hongkong.
  • Sering-seringlah menempel jalak suren dengan burung lain yang sudah gacor.
  • Lakukan pengembunan, mandi dan jemur secara  rutin setiap hari.
BACA:  Cara Memilih Kenari Bakalan di Ombyokan

Dengan menerapkan cara-cara perawatan di atas, burung jalak suren yang tadinya jarang bunyi akan kembali rajin bunyi dengan sifatnya yang lebih aktif.

Semoga bermanfaaat