Mengulas masalah kenari betina yang tak kunjung bertelur saat diternak

ternak-kenari8

Kenari adalah salah satu jenis burung peliharaan yang cukup popular dengan penggemar yang paling banyak. Pasar-pasar burung pun tidak mengenal kata “kehabisan stok” terhadap jenis burung ini lantaran banyaknya penangkar burung kenari di berbagai pelosok dan daerah.

Banyak penggemar kenari pemula yang mencoba peruntungannya dengan menangkarkan kenari miliknya, namun tak sedikit pula yang mengalami kebuntuan, terutama masalah kenari betina yang tak kunjung bertelur saat diternak.

Masalah yang paling umum menimpa penangkar pemula ketika mencoba menangkarkan burung adalah kenari betina yang tidak mau bertelur, meski dalam sangkarnya telah disediakan tempat sarang dan juga bahan – bahan untuk membangun sarangnya begitu pula dengan burung kenari jantan yang sudah cukup umur dan telah siap untuk dikawinkan.

Berikut beberapa hal terkait permasalahan burung kenari betina yang tak kunjung bertelur meski disatukan dengan burung jantan dalam kandang penangkarannya untuk waktu yang cukup lama.

  • Burung yang belum berusia matang alias masih muda.
  • Burung betina terlalu lambat birahi/kurang birahi.
  • Bulu yang terlalu tebal di sekitar kloaka.

1. Burung yang belum matang kelamin atau masih muda 

Burung betina yang masih muda belum mempunyai pengalaman yang cukup untuk berkembangbiak, selain memiliki organ kelamin yang belum matang, juga burung tersebut cenderung belum siap ketika dipasangkan, yang membuat perkawinan tidak akan terjadi. Karena itu ketika berniat menangkarkan burung kenari, pastikan usia dari burung jantan dan burung betina telah cukup untuk dikembangbiakkan.

Umumnya usia kenari jantan yang siap kawin adalah berusia di atas 1 tahun, sedangkan burung betina berusia di atas 8 – 10 bulan, dan akan lebih baik jika usianya telah mencapai lebih dari 11 – 12 bulan. Pada usia tersebut kondisi burung betina yang siap kawin bisa diketahui dari bentuk dari kloakanya yang membengkak dengan kulit yang bewarna kemerahan.

BACA:  Solusi atasi kenari yang botak

2. Burung betina terlalu lambat birahi.

Kenari betina tak kunjung bertelur juga bisa disebabkan oleh burung yang lambat birahi. Walaupun telah berumur lebih dari 1 tahun, namun karena terlambat birahi mereka tak kunjung berkembang biak.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab kenari betina lambat birahi adalah perawatan harian yang tidak tepat khususnya dalam pemberian pakannya. Kenari tersebut dianggap belum terpenuhi asupan gizi dan nutrisinya.

Selain itu, burung yang jarang dijemur atau penjemuran yang terlalu singkat pun menjadi penyebab kenari indukan lambat birahi.

Untuk mengatasi kenari indukan yang lambat birahi, maka pengaturan ulang perawatannya perlu dilakukan khususnya yang berkaitan dengan pemberian pakannya sehari-hari. Kebutuhan pakan biji-bijian dan tambahan seperti buah dan sayuran yang bervariasi perlu diperhatikan.

Begitu juga dengan pemberian multivitamin maupun suplemen penangkaran yang dibutuhkan agar proses penangkaran bisa berjalan dengan tanpa hambatan.

3. Bulu yang terlalu tebal di sekitar kloaka

Ketebalan bulu bisa menjadi penghambat proses kawin kenari indukan yang sebabkan pembuahan tidak berjalan sempurna. Akibatnya tentu saja bisa ditebak, kenari betina tidak kunjung bertelur meski telah terpantau kawin.

Pada saat kenari jantan mengawini betinanya, maka bulu-bulu yang tebal di sekitar kloakanya akan menghambat proses pembuahan.

Untuk mengatasinya, peternak harus segera mengambil kedua indukan lalu mencukur bulu-bulu yang ada di sekitar kloaka dari kenari indukan tersebut.

Itulah beberapa penyebab masalah kenari betina yang tak kunjung bertelur sewaktu diternak.

Semoga bermanfaat