Perawatan burung kicauan di musim hujan

rawatan burung di musim hujan

Setelah dilanda kekeringan selama beberapa bulan, sebagian daerah di Indonesia akhirnya memasuki musim penghujan. Pada musim ini, beberapa jenis burung ocehan biasanya akan mengalami penurunan aktivitas, termasuk berkurangnya stamina dan suara kicauannya. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut tips perawatan burung kicauan di musim hujan.

Ada beberapa jenis burung piaraan yang dikenal mudah mengalami penurunan kondisi saat musim hujan. Sebagian dari jenisnya adalah cendet, ciblek, cucak jenggot, dan lain-lain yang selama ini dikenal sebagai burung yang menyukai panas. Ketika tidak mendapatkan panas, bulu-bulu mereka akan cenderung mengembang. Oleh karenanya, untuk menjaga kondisi burung di musim hujan, berikut beberapa langkah yang bisa anda terapkan.

Cari kesempatan untuk menjemur burung

Tidak selamanya musim hujan diselimuti dengan cuaca yang mendung, jika sinar matahari kebetulan menyinari bumi tanpa tertutup oleh awan mendung, segeralah jemur burung peliharaan anda selagi ada kesempatan. Penjemuran yang dilakukan selama 30 – 60 menit sudah cukup bermanfaat bagi burung kicauan pada musim hujan.

Tambahkan jahe ke dalam pakannya

Sudah cukup umum pemberian jahe di kalangan kicaumania untuk tujuan memberi kehangatan pada burung peliharaan. Jahe biasanya diberikan dengan cara dipotong kecil seukuran voer, lalu dimasukkan ke dalam tubuh jangkrik sebelum diberikan pada burung.

Tambahkan ulat hongkong

Sudah bukan rahasia lagi kalau ulat hongkong dianggap menyebabkan panas pada burung. Karena itu pula banyak kicaumania yang cenderung memberikan pakan ulat hongkong lebih banyak dari biasanya pada burung peliharaan mereka di musim hujan.

Memberi kehangatan

Pada saat cuaca terlalu dingin atau pada malam hari ketika turun hujan, untuk membantu memberikan kehangatan pada burung peliharaan bisa dilakukan dengan cara menyediakan lampu bohlam di atas sangkarnya.  Jika memungkinkan anda bisa menggunakan lampu Full Spektrum yang dipasang di ruangan tempat para burung disimpan.

BACA:  Parasit mengerikan ini ada dalam tubuh belalang, awas termakan burung!

Pada siang hari jika turun hujan, segera masukkan burung ke dalam ruangan lalu diberikan kerodong untuk menghindari udara dingin dan angin yang biasanya berhembus cukup kencang.

Multivitamin

Inilah yang terpenting dalam perawatan burung di musim hujan. Pemberian multivitamin dapat membantu menjaga kondisi dan stamina burung agar tetap fit dan segar meski di musim hujan. Burung tetap gacor dan rajin bunyi dengan kondisi tubuh yang selalu sehat.

Itulah beberapa tips bagaimana menjaga kondisi burung di musim hujan.

Semoga manfaat