Pleci jenis baru ditemukan di Meratus, Kalimantan Selatan

Pegunungan Meratus terletak memanjang dan membelah tiga Provinsi sekaligus yaitu Kalimantan Selatan, Tengah, dan Timur. Kawasan gunung yang tumbuh berjajar ini kerap menjadi tujuan para peneliti karena kaya akan keragaman hayatinya. Di pegunungan ini pun ditemukan satu spesies baru burung kacamata yang belum pernah dideskripsikan sebelumnya oleh para ahli yaitu meratus white-eye atau pleci meratus.

Kalimantan adalah pulau terbesar di Asia yang terkenal dengan kawasan ekosistem yang terkaya di dunia dan adanya beragam jenis satwa yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Di pulau ini terdapat sedikitnya 420 spesies burung yang lebih dari 40 jenis di antaranya adalah burung endemis. Begitu juga dengan satwa lainnya seperti gajah kerdil, bekantan, dan orangutan.

Keanekaragaman hayati dan burung endemis di Pulau Kalimantan selalu menarik perhatian para peneliti. Beberapa waktu lalu, dalam jurnal akademik BirdingASIA mengungkapkan mengenai ditemukannya spesies baru burung kacamata/pleci yang diberinama Meratus white-eye. Selain jenis pleci, para peneliti pun menemukan spesies baru burung sikatan yaitu Meratus jungle flycatcher.

Jenis baru burung pleci dan sikatan dari meratus media burung
Jenis baru burung pleci dan sikatan dari meratus

 

Dalam jurnal akademik tersebut disebutkan bahwa penemuan dua spesies burung baru itu terjadi sekitar April 2016 di kawasan Meratus, Kalimantan Selatan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh J.A Eaton dan kolega. Dalam ekspedisinya itu, selain penemuan dua jenis baru burung pleci dan sikatan, tim peneliti juga mendapati satu spesies burung poksay kalimantan yang mempunyai perbedaan yang sangat mencolok dari jenis yang sudah ada sebelumya yaitu chestnut-hooded laughingthrush.

Pleci meratus / Meratus white-eye ditemukan pada hari pertama ekspedisi mereka. Spesies burung kacamata ini ditemukan di ketinggian 1.300 meter dalam satu koloni yang terdiri dari 40 individu. Penampilannya berbeda dengan Zosterops auriventer yang umum ditemukan di Kalimantan, selain itu secara fenotip pun memiliki perbedaan dengan jenis black-capped white-eye (Zoterops atricapilla) yang juga cukup umum dijumpai di wilayah tersebut.

Spesies baru burung kacamata ini memiliki tubuh bagian atas, dahi, mahkota, dan wajah berwarna zaitun-hijau cearah. Tubuh bawah kekuningan, lingkaran putih di matanya terlihat lebih lebar, dagu dan tenggorokan bewarna lebih verah. Iris coklat gelap, paruh bawah oranye kemerah-merahan, dan kaki abu-abu.

Spesies burung kacamata baru yang ditemukan di Peg. Meratus, Kalimantan Selatan media burung
Spesies burung kacamata baru yang ditemukan di Peg. Meratus, Kalimantan Selatan

 

Ditemukannya jenis pleci baru tentu dapat menambah jumlah spesies burung endemik di indonesia, khususnya dari jenis kacamata. Sebelumnya ada dua jenis pleci yang juga belum dideskripsikan hingga sekarang yaitu:

  • Pleci wangi-wangi / Wangi-wangi white-eye yang ditemukan di pulau kecil bernama Wangi-wangi.
  • Pleci obi atau obi white-eye yang ditemukan di Pulau Obi, bagian selatan dari Halmahera.

Kalimantan adalah pulau yang memiliki kawasan hutan yang sangat luas di dunia. Sangat sedikit sekali peneliti yang mau mengeksplorasi hutan-hutan di pulau yang juga dikenal dengan nama Borneo ini. Padahal bisa saja ditemukan berbagai spesies baru yang belum pernah dilihat sebelumnya. (BM1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close