Tuesday, September 7, 2021

Tips ternak kacer untuk pemula

Tips ternak kacer untuk pemula

Sebenarnya menangkar kacer tidaklah sesulit yang dipikirkan oleh banyak orang. Selama burung sudah masuk pada kondisi breeding, maka penangkarannya pun akan berjalan lancar tanpa hambatan. Lalu bagaimana mengondisikan kacer agar siap tangkar? Berikut tips ternak kacer untuk pemula.

Tips ternak kacer untuk pemula
no image

Lima cara agar lovebird cepat bertelur

Lima cara agar lovebird cepat bertelur

Memelihara burung lovebird diluar keperluan lomba dan masteran rasanya kurang lengkap jika tidak disertai dengan pasangannya. Kalau nantinya lovebird tersebut berjodoh, kita tentu bisa memulai mencoba untuk menangkarkannya. 

Untuk membantu keberhasilan saat menangkarkan lovebird, berikut adalah tips agar burung lovebird cepat bertelur. 

Ada lima cara alternatif yang bisa dilakukan agar burung lovebird cepat bertelur, yaitu:

1. Menempatkan pasangan lovebird lain dalam satu ruangan, namun berbeda kandang. Cara ini dianggap cukup efektif karena suara dari lovebird betina lain yang sedang bertelur akan segera memancing lovebird betina lainnya yang belum bertelur untuk segera kawin dan bertelur. Menempatkan beberapa kandang ternak lovebird dalam satu ruangan memang bisa mempercepat proses produksi, dan cara ini sangat umum dilakukan oleh peternak lovebird kebanyakan.

2. Menggunakan lampu penerangan dengan cahaya full spektrum. Lampu full spektrum bisa membantu burung merasa nyaman berada di dalam kandangnya. Lampu ini memiliki suhu 5500 K (Kelvin) dengan cahaya yang menyerupai sinar matahari. Tempatkan lampu full spektrum ini di dalam ruangan atau di atas kandang ternaknya. Menjelang malam hari, lampu ini sebaiknya dimatikan untuk memberikan simulasi hari sehingga melancarkan metabolisme burung, termasuk ketika berkembangbiak.

3. Merubah pola pakan. Cara ini umum dilakukan jika burung lovebird betina tak jua bertelur. Mengganti pakan yang selama ini diberikan degan pakan yang bisa memicu hormon lovebird betina agar cepat bertelur. Ada beberapa jenis makanan yang bisa diberikan, di antaranya adalah tauge, biji kuaci, kangkung, dan tulang sotong.

4. Memasang kotak sarang atau glodok di dalam kandang ternaknya bisa memancing burung untuk segera merapihkan sarangnya dan bertelur. Namun sebaiknya gunakan glodok dengan ukuran yang sesuai untuk lovebird, karena di pasaran ada bermacam-macam tipe glodok yang digunakan untuk menangkarkan berbagai jenis burung.

5. Memberikan suplemen khusus breeding. Jika burung betina tak kunjung bertelur, maka kemungkinan besar birahi si jantan masih kurang cukup untuk segera mengawini si betina. Untuk itu menyediakan suplemen khusus penangkaran bisa membantu mengatasi burung lovebird yang kurang berjodoh, tidak mau kawin atau tidak kunjung bertelur.

no image

Cara cepat melatih beo bicara

 

Cara cepat melatih beo bicara

Burung beo cukup digemari karena pandai meniru suara manusia. Melatih beo sebenarnya gampang-gampang susah, tapi jika hal itu rutin dilakukan, maka si beo akan lebih cepat menguasainya. Berikut cara cepat melatih beo bicara.

Di pasaran terkadang ditemukan beberapa jenis  beo dari beberapa daerah di Indonesia. Umumnya beo yang banyak dicari adalah yang berasal dari daerah Sumatera. jenis beo ini dikenal mudah jinak, cepat meniru, dan bersuara kencang. Meski begitu, beo yang berasal dari daerah lain seperti Kalimantan pun terkadang memiliki kemampuan yang sama jika dilatih dengan baik.

Berikut cara cepat melatih beo bicara

Melatih beo dapat dilakukan dengan beragam cara mulai dari memutarkan suara masteran hingga menempelkannya dengan burung beo yang sudah pintar. Berikut cara cepat melatih beo bicara:

1. Melatih beo dengan suara masteran

letakkan sangkar burung beo di lantai, lalu tutuplah dengan kain kerodong yang tebal. Simpan perangkat audio tidak jauh dari sangkarnya, lalu putarkan suara masterannya secara berulang-ulang.

Namun harap diperhatikan agar burung mampu mengikuti suara masterannya maka audio yang diputar sebaiknya berisi maksimal 3 buah suara masteran yang berlainan. Setelah beberapa minggu suara masterannya itu diganti dengan suara baru.

Pemasteran dilakukan setiap hari yaitu pada pagi, siang, sore dan malam hari. Pemutaran suara masterannya bisa dilakukan selama 30 menit s/d 1 jam. Lakukan secara rutin, dan jika dalam beberapa minggu burung sudah pandai menghafal salah satu suara masterannya, maka gantilah suara masterannya itu dengan suara lain yang baru.

2. Melatih beo dengan beo lain

Jika ada yang kebetulan memelihara burung beo yang sudah ngoceh, anda bisa memanfaatkannya untuk melatih beo yang baru dibeli. Gantungkan beo mudai itu di dekat sangkar beo yang sudah pintar itu. Untuk hasil yang lebih efektif, berikan full kerodong pada sangkar beo muda  yang akan dilatih itu.

Lakukan penempelan secara rutin dan terus menerus, anda bisa memulainya pada pagi hari dan membawa pulang pada sore harinya. Pemasteran dilakukan selama beberapa hari, dan untuk mempercepat prosesnya lakukan juga pemasteran dengan suara rekamannya di rumah.

no image

Mengenal burung Sunda blue robin - si berkecet biru-tua yang pemalu

Mengenal burung Sunda blue robin

Sunda blue robin adalah nama Inggris untuk menyebut burung berkecet biru-tua yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Si burung biru ini terkenal sangat pemalu dan jarang mau berkicau. Alhasil banyak kicaumania merasa penasaran dengan suara ocehannya.

Berkecet biru-tua yang mempunyai nama ilmiah Myiomea diana termasuk jenis burung yang berukuran kecil dengan panjang sekitar 15 cm. Burung jantan bisa dikenali dari penampilan bulu-bulunya yang berwarna biru ungu dengan dahi berwarna putih perak. Sedangkan betina berwarna coklat kemerahan. Tenggorokan dan tungging putih keabu-abuan.

Jangan penggemar burung yang jarang mendengarkan suaranya, di habitat aslinya pun burung ini dikenal sangat pemalu. Mereka biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berdiam diri di antara tumbuhan bawah yang ada di hutan pegunungan yang tinggi sehingga jarang bisa diamati.

Kalau beruntung, anda bisa mendengarkan suara kicauannya yang terdengar mengalun dan merdu. Di Indonesia, penyebaran spesies burung ini hanya terdapat di Pulau Jawa dan Sumatera saja. Ada dua sub-spesies yang tercatat dengan penyebarannya masing-masing, yaitu:

  • Myiomea diana diana yang ditemukan di Pulau Jawa
  • Myiomea diana sumatrana yang memiliki persebaran di utara dan di Sumatera Barat bagian tengah (Leuser, Kerinci, Brastagi, Dempu).
Berkecet biru-tua yang memiliki penampilan mirip seperti burung decu ini mencari makan dengan cara mengais bebatuan dan daun-daunan yang ada di permukaan tanah untuk mencari cacing maupun kumbang-kumbang yang bersembungi di baliknya. Mereka juga tak jarang memangsa beberapa jenis serangga, rayap, dan laba-laba kecil.

no image

Ciri-ciri cucak hijau over birahi

Ciri-ciri cucak hijau over birahi

Cucak hijau kerap dianggap sebagai jenis burung yang gampang berubah karakter dan perilakunya yang disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah over birahi. Kondisi tersebut akan menyebabkan burung menunjukkan perilaku yang lain dari biasanya bahkan dapat mengurangi penampilannya. Berikut adalah ciri-ciri burung cucak hijau alami over birahi.

Berdasarkan pengamatan, ada beberapa ciri-ciri burung cucak hijau alami over birahi, yaitu:

1. Memelet-meletkan lidah

Memelet-meletkan lidah yang terkadang disertai juga dengan gelengan kepala dan suara seperti ngeriwik adalah salah satu ciri yang paling umum ditemukan pada burung cucak hijau yang sedang mengalami over birahi. Biasanya kalau sudah berperilaku yang demikian, cucak hijau tersebut akan menjadi jarang sekali berkicau dengan lantang dan cenderung bersuara ngeriwik saja sepanjang harinya.

2. Mengembangkan bulu /ngebalon


Perilaku mengembangkan bulu-bulunya sehingga tubuhnya tampak jadi lebih besar (ngebalon) tidak hanya dijumpai pada burung kacer saja. Bahkan cucak hijau yang sedang mengalami over birahi pun akan berperilaku yang demikian.

Dalam kondisi tersebut, cucak hijau yang kerap ngebalon umumnya tidak akan bisa tampil dengan maksimal ketika akan dilombakan. Mereka biasanya akan cenderung bertingkah nakal seperti naik-turun tenggeran dan jarang mengeluarkan kicauannya.

3. Mendadak ngentrok / njegrig

Cucak hijau disukai karena gaya ngentroknya yang khas. Tapi tak sedikit juga kicaumania yang mengeluh kalau burung mereka tidak bisa bergaya ngentrok ketika bertemu lawannya. Nah, kalau anda kemudian mendapati cucak hijau piaraan mendadak ngentrok pada waktu didekati / dimainkan dengan tangan maka kemungkinan besar burung tersebut sedang mengalami over birahi.

4. Berubah jadi galak

Selain burung yang mendadak ngentrok, cucak hijau yang over birahi juga biasanya akan tiba-tiba menjadi galak terutama ketika dimainkan dengan tangan. Kondisi tersebut muncul ketika burung mengalamim emosi yang tinggi sehingga menyebabkan mereka mudah ngentrok dan galak meskipun hanya dimainkan dengan tangan.

Burung yang terlalu galak atau ngentrok tentu tidak akan bisa disertakan dalam lomba karena penampilannya akan menjadi tidak maksimal. Selain jarang berkicau, cucak hijau tersebut juga akan cenderung mengejar-ngejar lawannya atau ngeruji.

5. Menjadi burung yang pendiam

Over birahi tidak hanya menyebabkan burung mudah emosi saja tetapi juga berpengaruh pada kegacorannya. Kalau sebelumnya cucak hijau tersebut dikenal sangat rajin berbunyi / gacor setelah mengalami over birahi maka mereka akan cenderung menjadi pendiam atau jarang berbunyi. Kalaupun dipaksakan untuk dilombakan tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

no image

Memilih kenari bahan di pasar burung

Memilih kenari bahan di pasar burung

Di pasar-pasar burung sering ditemukan burung kenari bakalan yang dijual dalam jumlah sangat banyak dalam kandang ombyokan. Bagi pemula, hal tersebut tentu bisa menyulitkan karena salah-salah malah memilih kenari betina yang akan dibeli. Untuk panduan, berikut adalah cara memilih kenari bakalan di ombyokan. Cara memilih kenari bahan di pasar burung.

  • Dalam memilih kenari bahan ini kalau anda ingin kenari yang lebih cepat berbunyi maka sebaiknya pilihlah kenari yang berwarna campuran atau bond karena kenari tersebut lebih cepat berbunyi dibanding kenari berwarna polos seperti kuning atau putih.
  • Pilihlah kenari yang sehat dan lincah apalagi yang terlihat sering bersuara disemua tempat dalam kandang ombyokan tersebut.
  • Pilih kenari yang memiliki paruh yang tebal.
  • Perhatikan apakah kenari tersebut memiliki cacat fisik baik di kaki, sayap, mata , badan dan kuku jarinya.
  • Perhatikan apakah ada kenari yang sangat agresif atau jika ada yang mendekati langsung dipatuk atau langsung berbunyi, maka kenari tersebut berarti memiliki mental yang bagus.
  • Kenari ombyokan biasanya berusia dibawah 5 atau 3 bulanan, jadi ada salah satu tips bagaimana memilih kenari jantan dengan melihat kesejajaran antara garis paruh dengan lingkar matanya. kalau sejajar maka kemungkinan besar burung kenari tersebut adalah burung jantan.
  • Pilihlah kenari yang berleher besar dan agak gembung atau menggelembung sewaktu berbunyi, karena dari situ kita bisa menilai bahw kenari tersebut akan mampu berkicau dengan suara yang panjang.

Cara membedakan kenari jantan dan betina

Perlu diketahui, kenari jantan maupun betina sama-sama bisa berkicau. Namun suara burung jantan tentu akan terdengar lebih panjang dan lebih bervariasi dibandingkan suara betina. Sedangkan kenari betina yang pandai bersuara ngerol itu biasanya kenari yang sudah berumur dewasa, namun suaranya tidak sepanjang jantan dan cenderung putus-putus. Betina muda hanya akan bersuara memanggil-manggil saja.

Memilih kenari bahan di pasar burung

Cara yang cukup efektif dalam membedakan kenari jantan dan betina adalah dengan memperhatikan bentuk kloakanya. Dari gambar di atas, anda bisa melihat beberapa perbedaan tersebut. Pahami dan cobalah terapkan ketika sedang memilih kenari dalam ombyokan.

no image

Perawatan anis kembang dari bahan

Perawatan anis kembang akan lebih mudah ketika memelihara burung yang berasal dari hasil tangkaran, namun meskipun begitu masih banyak penggemar burung yang senang memelihara burungnya itu dalam kondisi bakalan/muda hutan dengan alasan harga yang lebih terjangkau. Tips berikut adalah bagaimana mengkondisikan burung anis kembang muda hutan yang baru anda dapatkan agar kelak menjadi burung yang rajin berbunyi.

Perawatan anis kembang dari bahan

no image

Membuat pakan cucak jenggot yang berkhasiat


Cucak jenggot banyak dipiara untuk masteran atau lomba. Untuk memancingnya rajin bunyi kicaumania akan memberikanya pakan racikan. Berikut membuat pakan cucak jenggot.

Pakan yang akan dibuat kali ini tidak hanya bisa dikonsumsi oleh cucak jenggot saja, tetapi juga bisa diberikan pada burung jenis cucak-cucakan lainnya seperti kutilang, trucukan, kapas tembak, dan sejenisnya.

Kandungan protein yang tinggi dari pakan tersebut akan membuat burung semakin terdongkrak stamina sehingga membuatnya lebih rajin berkicau.
Berikut bahan-bahan yang digunakan:

  • 1 butir telur ayam atau bebek yang diambil bagian putihnya saja.
  • 2 sendok makan kroto segar yang bersih dari semut
  • 1 buah Apel merah yang sebelumnya dipisahkan bijinya lalu diblender atau ditumbuk hingga menjadi butiran kasar.

Cara membuat: 

Satukan semua bahan lalu aduk hingga bercampur rata baik menggunakan sendok atau menggunakan blender.

Sajikan pada burung setiap pagi hari dengan porsi satu – dua sendok teh sehari, sedangkan sisanya diletakkan dalam wadah tertutup rapat dan disimpan dalam lemari pendingin untuk digunakan di hari berikutnya.

Setelah mengkonsumi pakan ini, burung yang tadinya malas bunyi akan cenderung tambah rajin bunyi, karena itu silakan anda mencobanya di rumah bagi burung kesayangan anda.

no image

Tips Rawatan Burung Jalak Rio

Perawatan burung jalak rio agar rajin bunyi


Meski tidak begitu populer sebagai burung peliharaan, namun tidak sedikit yang sengaja mencarinya untuk dijadikan masteran, terlebih dengan suara besetannya yang nyaring dan tajam. Berikut tips rawatan burung jalak rio.

Dalam bahasa Inggris, jalak rio dikenal dengan nama Grosbek starling dan nama ilmiahnya adalah Scissirostrum dubium. Spesies burung ini merupakan endemik Pulau Sulawesi, dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan jalak kerbau serta burung dari jenis jalak-jalakan lainnya. Nama resmi yang digunakan adalah jalak tunggir merah, merujuk pada bulu kemerahan yang terdapat pada pangkal ekornya. 



Perawatan harian burung jalak rio – rio 

Seperti juga burung dari keluarga jalak lainnya, perawatan jalak rio sangat mudah dilakukan. Makanan yang harus disediakan adalah voer dan buah-buahan. Untuk pakan tambahannya bisa diberikan jangkrik atau ulat hongkong. 

Untuk menjadikan jalak rio rajin bunyi, maka Anda perlu menyediakan beberapa macam makanan tersebut setiap harinya. Dengan mengkonsumsi pakan yang bervariasi itulah, burung jalak rio akan menjadi lebih rajin bunyi dengan suara ocehannya yang khas. 

Untuk perawatan mandinya, cukup menyediakan cepuk mandinya saja yang dimasukkan ke dalam sangkar hariannya. Penggunan hand sprayer bisa dilakukan jika burung tak juga kunjung mau mandi. 

Selesai mandi, burung diangin-anginkan sebentar untuk mengeringkan bulu, setelah itu baru dijemur di bawah sinar matahari selama 1 jam saja. 

Monday, September 7, 2020

no image

Daftar jenis burung terancam punah di Indonesia

Daftar jenis burung terancam punah di Indonesia

Ada lebih dari 131 jenis burung Indonesia yang bernasib terancam punah. Kondisi yang mengkhawatirkan tersebut membuat negeri ini kemudian dinobatkan sebagai negara nomor satu di dunia dalam hal jumlah spesies burung yang terancam kepunahan. Perburuan liar, degradasi lahan dan rusaknya habitat menjadi faktor utama yang mengancam kelangsungan hidup burung-burung di Indonesia. 

Berikut daftar jenis burung terancam punah di Indonesia:

NoGambarNama LatinNama InggrisNama IndonesiaStatus 2015Status Perlindungan
1Casuarius casuariusSouthern CassowaryKasuari gelambir-ganda
VU
Dilindungi
2Casuarius unappendiculatusNorthern CassowaryKasuari gelambir-tunggal
VU
Dilindungi
3Aepypodius bruijniiBruijn’s Brush-turkeyMaleo waigeo
EN
Dilindungi
4Macrocephalon maleoMaleoMaleo senkawor
EN
Dilindungi
5Eulipoa wallaceiMoluccan MegapodeGosong maluku
VU
Dilindungi
6Megapodius bernsteiniiSula MegapodeGosong sula
VU
Dilindungi
7Megapodius geelvinkianusBiak MegapodeGosong biak
VU
Dilindungi
8Pavo muticusGreen PeafowlMerak hijau
EN
Dilindungi
9Lophura bulweriWattled PheasantSempidan kalimantan
VU
Dilindungi
10Polyplectron schleiermacheriBornean Peacock-pheasantKuau-kerdil kalimantan
EN
Tidak Dilindungi
11Arborophila charltoniiChestnut-necklaced PartridgePuyuh-gonggong kalung
VU
Tidak Dilindungi
12Melanoperdix nigerBlack PartridgePuyuh hitam
VU
Tidak Dilindungi
13Arborophila orientalisWhite-faced PartridgePuyuh-gonggong biasa
VU
Tidak Dilindungi
14Lophura erythrophthalmaMalay Crestless FirebackSempidan-merah melayu
VU
Tidak Dilindungi
15Lophura pyronotaBornean Crestless FirebackSempidan-merah kalimantan
VU
Tidak Dilindungi
16Asarcornis scutulataWhite-winged DuckMentok rimba
EN
Dilindungi
17Salvadorina waigiuensisSalvadori’s TealItik noso
VU
Tidak Dilindungi
18Pterodroma barauiBarau’s PetrelPetrel barau
EN
Tidak Dilindungi
19Puffinus heinrothiHeinroth’s ShearwaterPenggunting-laut Heinroth
VU
Tidak Dilindungi
20Pterodroma sandwichensisHawaiian PetrelPetrel hawaii
VU
Tidak Dilindungi
21Hydrobates matsudairaeMatsudaira’s Storm-petrelPetrel-badai matsudaira
VU
Tidak Dilindungi
22Ciconia episcopusAsian WoollyneckBangau sandang-lawe
VU
Dilindungi
23Mycteria cinereaMilky StorkBangau bluwok
EN
Dilindungi
24Leptoptilos javanicusLesser AdjutantBangau tongtong
VU
Dilindungi
25Ciconia stormiStorm’s StorkBangau storm
EN
Tidak Dilindungi
26Pseudibis davisoniWhite-shouldered IbisIbis karau
CR
Dilindungi
27Egretta eulophotesChinese EgretKuntul cina
VU
Dilindungi
28Gorsachius goisagiJapanese Night-heronKowak jepang
EN
Tidak Dilindungi
29Fregata andrewsiChristmas Island FrigatebirdCikalang christmas
CR
Dilindungi
30Papasula abbottiAbbott’s BoobyAngsa-batu christmas
EN
Dilindungi
31Nisaetus florisFlores Hawk-eagleElang flores
CR
Dilindungi
32Nisaetus bartelsiJavan Hawk-eagleElang jawa
EN
Dilindungi
33Spilornis kinabaluensisMountain Serpent-eagleElang-ular kinabalu
VU
Dilindungi
34Harpyopsis novaeguineaeNew Guinea EagleRajawali papua
VU
Dilindungi
35Clanga clangaGreater Spotted EagleRajawali totol
VU
Dilindungi
36Nisaetus nanusWallace’s Hawk-eagleElang wallace
VU
Dilindungi
37Aramidopsis plateniSnoring RailMandar dengkur
VU
Dilindungi
38Gymnocrex talaudensisTalaud RailMandar talaud
EN
Dilindungi
39Gymnocrex rosenbergiiBlue-faced RailMandar muka-biru
VU
Dilindungi
40Amaurornis magnirostrisTalaud Bush-henKareo talaud
VU
Dilindungi
41Habroptila wallaciiInvisible RailMandar gendang
VU
Dilindungi
42Heliopais personatusMasked FinfootPedendang topeng
EN
Dilindungi
43Turnix everettiSumba ButtonquailGemak sumba
VU
Dilindungi
44Vanellus macropterusJavan LapwingTrulek jawa
CR
Dilindungi
45Tringa guttiferSpotted GreenshankTrinil nordmann
EN
Dilindungi
46Numenius tahitiensisBristle-thighed CurlewGajahan tahiti
VU
Dilindungi
47Numenius madagascariensisFar Eastern CurlewGajahan timur
EN
Dilindungi
48Scolopax rochusseniiMoluccan WoodcockBerkik-gunung maluku
EN
Tidak Dilindungi
49Calidris tenuirostrisGreat KnotKedidi besar
EN
Tidak Dilindungi
50Thalasseus bernsteiniChinese Crested TernDara-laut cina
CR
Dilindungi
51Goura cristataWestern Crowned-pigeonMambruk ubiaat
VU
Dilindungi
52Columba argentinaSilvery Wood-pigeonMerpati-hutan perak
CR
Tidak Dilindungi
53Alopecoenas hoedtiiWetar Ground-doveDelimukan wetar
EN
Tidak Dilindungi
54Treron psittaceusTimor Green-pigeonPunai timor
EN
Tidak Dilindungi
55Otidiphaps aruensisWhite-naped Pheasant-pigeonDelimukan aru
VU
Tidak Dilindungi
56Ramphiculus meridionalisLompobattang Fruit-doveWalik lompobattang
VU
Tidak Dilindungi
57Ramphiculus subgularisBanggai Fruit-doveWalik Banggai
VU
Tidak Dilindungi
58Treron florisFlores Green-pigeonPunai flores
VU
Tidak Dilindungi
59Treron capelleiLarge Green-pigeonPunai besar
VU
Tidak Dilindungi
60Ptilinopus dohertyiRed-naped Fruit-doveWalik rawamanu
VU
Tidak Dilindungi
61Ptilinopus granulifronsCarunculated Fruit-doveWalik benjol
VU
Tidak Dilindungi
62Ducula pickeringiiGrey Imperial-pigeonPergam kelabu
VU
Tidak Dilindungi
63Cacatua sulphureaYellow-crested CockatooKakatua-kecil jambul-kuning
CR
Dilindungi
64Eos histrioRed-and-blue LoryNuri talaud
EN
Dilindungi
65Psittrichas fulgidusPesquet’s ParrotNuri kabare
VU
Dilindungi
66Cacatua moluccensisSalmon-crested CockatooKakatua maluku
VU
Dilindungi
67Lorius domicellaPurple-naped LoryKasturi tengkuk-ungu
EN
Dilindungi
68Charmosyna toxopeiBlue-fronted LorikeetPerkici buru
CR
Tidak Dilindungi
69Loriculus flosculusFlores Hanging-parrotSerindit flores
EN
Tidak Dilindungi
70Trichoglossus rosenbergiiBiak LorikeetPerkici biak
VU
Tidak Dilindungi
71Cacatua albaWhite CockatooKakatua putih
EN
Tidak Dilindungi
72Eos cyanogeniaBlack-winged LoryNuri sayap-hitam
VU
Tidak Dilindungi
73Lorius garrulusChattering LoryKasturi ternate
VU
Tidak Dilindungi
74Tanygnathus gramineusBlack-lored ParrotBetet-kelapa buru
VU
Tidak Dilindungi
75Carpococcyx viridisSumatran Ground-cuckooTokhtor sumatera
CR
Tidak Dilindungi
76Centropus rectunguisShort-toed CoucalBubut teragop
VU
Tidak Dilindungi
77Centropus nigrorufusSunda CoucalBubut jawa
VU
Tidak Dilindungi
78Tyto nigrobrunneaTaliabu Masked-owlSerak taliabu
VU
Tidak Dilindungi
79Tyto inexspectataSulawesi Golden OwlSerak minahasa
VU
Tidak Dilindungi
80Otus beccariiBiak Scops-owlCelepuk biak
VU
Dilindungi
81Otus siaoensisSiau Scops-owlCelepuk siau
CR
Tidak Dilindungi
82Otus alfrediFlores Scops-owlCelepuk flores
EN
Tidak Dilindungi
83Otus mendeniBanggai Scops-owlCelepuk banggai
VU
Tidak Dilindungi
84Otus angelinaeJavan Scops-owlCelepuk jawa
VU
Tidak Dilindungi
85Ninox iosCinnabar Hawk-owlPunggok merah-tua
VU
Tidak Dilindungi
86Eurostopodus diabolicusHeinrich’s NightjarTaktarau iblis
VU
Tidak Dilindungi
87Caprimulgus concretusSunda NightjarCabak kolong
VU
Tidak Dilindungi
88Apalharpactes reinwardtiiJavan TrogonLuntur jawa
VU
Dilindungi
89Tanysiptera elliotiKofiau Paradise-kingfisherCekakak-pita kofiau
VU
Dilindungi
90Actenoides regalisPlain-backed KingfisherCekakak-hutan mekongga
VU
Dilindungi
91Ceyx sangirensisSangihe Dwarf-kingfisherUdang-merah sangihe
CR
Dilindungi
92Todiramphus funebrisSombre KingfisherCekakak murung
VU
Dilindungi
93Alcedo euryzonaJavan Blue-banded KingfisherRaja-udang kalung-biru
CR
Dilindungi
94Rhabdotorrhinus exarhatusSulawesi HornbillKangkareng sulawesi
VU
Dilindungi
95Rhyticeros cassidixKnobbed HornbillJulang sulawesi
VU
Dilindungi
96Rhinoplax vigilHelmeted HornbillEnggang gading
CR
Dilindungi
97Rhyticeros everettiSumba HornbillJulang sumba
VU
Dilindungi
98Chrysocolaptes strictusJavan FlamebackPelatuk punggung-emas
VU
Tidak Dilindungi
99Meiglyptes tristisWhite-rumped WoodpeckerCaladi batu
EN
Tidak Dilindungi
100Mulleripicus pulverulentusGreat Slaty WoodpeckerPelatuk-kelabu besar
VU
Tidak Dilindungi
101Pitta schneideriSchneider’s PittaPaok schneider
VU
Dilindungi
102Pitta baudiiBlue-headed PittaPaok kepala-biru
VU
Dilindungi
103Pitta venustaGraceful PittaPaok topi-hitam
VU
Dilindungi
104Pitta nymphaFairy PittaPaok bidadari
VU
Dilindungi
105Philemon fuscicapillusDusky FriarbirdCikukua hitam
VU
Dilindungi
106Macgregoria pulchraOchre-winged HoneyeaterCendrawasih elok
VU
Dilindungi
107Colluricincla sanghirensisSangihe Shrike-thrushAnis-bentet sangihe
CR
Dilindungi
108Eutrichomyias rowleyiCerulean Paradise-flycatcherSeriwang sangihe
CR
Dilindungi
109Monarcha boanensisBlack-chinned MonarchKehicap boano
CR
Tidak Dilindungi
110Monarcha sacerdotumFlores MonarchKehicap flores
EN
Tidak Dilindungi
111Monarcha everettiWhite-tipped MonarchKehicap tanahjampea
EN
Tidak Dilindungi
112Monarcha brehmiiBiak MonarchKehicap biak
EN
Tidak Dilindungi
113Monarcha julianaeBlack-backed MonarchKehicap kofiau
VU
Tidak Dilindungi
114Corvus unicolorBanggai CrowGagak banggai
CR
Tidak Dilindungi
115Corvus florensisFlores CrowGagak flores
EN
Tidak Dilindungi
116Cissa thalassinaJavan Green MagpieEkek-geling jawa
CR
Tidak Dilindungi
117Epimachus fastuosusBlack SicklebillParuh-sabit kurikuri
VU
Dilindungi
118Pycnonotus zeylanicusStraw-headed BulbulCucak rawa
VU
Tidak Dilindungi
119Setornis crinigerHook-billed BulbulEmpuloh paruh-kait
VU
Tidak Dilindungi
120Megalurus albolimbatusFly River GrassbirdCica-koreng mahkota-polos
VU
Tidak Dilindungi
121Garrulax rufifronsRufous-fronted LaughingthrushPoksai kuda
EN
Dilindungi
122Ptilocichla leucogrammicaBornean Wren-babblerBerencet kalimantan
VU
Tidak Dilindungi
123Garrulax bicolorSumatran LaughingthrushPoksai sumatera
VU
Tidak Dilindungi
124Zosterops nehrkorniSangihe White-eyeKacamata sangihe
CR
Tidak Dilindungi
125Madanga ruficollisRufous-throated White-eyeOpior buru
EN
Tidak Dilindungi
126Leucopsar rothschildiBali StarlingJalak bali
CR
Dilindungi
127Sturnus melanopterusBlack-winged StarlingJalak putih
CR
Dilindungi
128Cochoa beccariiSumatran CochoaCiung-mungkal sumatera
VU
Tidak Dilindungi
129Cochoa azureaJavan CochoaCiung-mungkal jawa
VU
Tidak Dilindungi
130Cyornis ruckiiRueck’s Blue-flycatcherSikatan aceh
CR
Dilindungi
131Ficedula bonthainaLompobatang FlycatcherSikatan lompobattang
EN
Tidak Dilindungi
132Cyornis sanfordiMatinan FlycatcherSikatan matinan
EN
Tidak Dilindungi
133Rhinomyias brunneatusBrown-chested Jungle-flycatcherSikatan-rimba coklat
VU
Tidak Dilindungi
134Cyornis caerulatusLarge-billed Blue-flycatcherSikatan biru-langit
VU
Tidak Dilindungi
135Aethopyga duyvenbodeiElegant SunbirdBurung-madu sangihe
EN
Dilindungi
136Lonchura vanaGrey-banded MuniaBondol arfak
VU
Tidak Dilindungi
137Padda oryzivoraJava SparrowGelatik jawa
VU
Tidak Dilindungi


Demikian informasi mengenai daftar jenis burung langka dan terancam punah di Indonesia.