Sepuluh cara bedakan lovebird jantan dan betina

cara bedakan lovebird jantan betina

Lovebird jantan dan betina memiliki kesamaan dalam bentuk penampilan maupun perilakunya. Hal inilah yang membuat banyak penggemarnya kesulitan dalam membedakan jenis kelamin lovebird.

Namun dengan berdasarkan pada pengalaman para peternak yang bersedia berbagi pengalaman, kini membedakan jenis kelamin lovebird bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa kondisi seperti penampilan dan perilakunya.

Seperti diketahui bersama bahwa burung lovebird terbagi ke dalam tiga kelompok yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan dalam membedakan jantan dengan betinanya, yaitu:

Kelompok DIMORFIK, yang terdiridari jenis lovebird abyssina (Agapornis taranta), lovebird madagascar (Agapornis cana), dan lovebird muka-merah (Agapornis pullaria). Kelompok dalam jenis ini sangat mudah dibedakan antara burung jantan dengan betina.

Kelompok INTERMEDIATE, yang termasuk cukup sulit dibedakan Jenis yang termasuk dalam kelompok ini adalah lovebird kerah-hitam (Agapornis swinderniana).

Kelompok lovebird kacamata yang termasuk sulit dibedakan, di antaranya adalah: lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird fischer (Agapornis fischeri), lovebird masked (Agapornis personatus), dan black-cheeked lovebird (Agapornis nigrigenis).

Dari beberapa kelompok di atas, mengenali ciri-ciri lovebird jantan dan betina bisa dibedakan melalui pengamatan pada bentuk fisik dan katuranggan serta perilaku burung tersebut.

1. Mengamati bentuk paruh

Bentuk paruh burung lovebird jantan umumnya lebih runcing dan lebih sempit, sedangkan bentuk paruh yang rata-rata dimiliki oleh lovebird betina berujung tumpul, besar dan melebar.

2. Mengamati bentuk fisik

Lovebird jantan mempunyai ukuran tubuh yang lebih kecil daripada burung betina. Bagian kepalanya berbentuk papas atau cepak. Sedangkan lovebird betina memiliki bagian kepala yang bulat.

3. Mengamati bentuk sayap

Ujung sayap yang dipunyai burung lovebird jantan akan terlihat menyilang, sedangkan ujung sayap pada burung betina tidak menyilang / tidak saling bertemu.

BACA:  Cara alami kilapkan sangkar lama yang kusam

4. Mengamati bentuk ekor

Rata-rata ekor burung lovebird jantan berujung runcing / lancip sedangkan pada burung betina, ujung bulu ekornya cenderung merata.

5. Mengamati cara bertengger

Lovebird jantan umumnya bertengger dengan kaki yang sedikit rapat, sedangkan betina bertengger dengan kaki yang terbuka / melebar.

6. Mengamati jenis kelamin dengan  bandul

Alternatif lain yang digunakan peternak untuk membedakan jenis kelamin lovebird adalah menggunakan pendulum atau bandul. Di sini peternak menggunakan media logam atau cincin yang diikatkan pada seutas tali. Burung lovebird dipegang dengan tangan kiri, sementara tangan yang lain memegang pendulum sampai bergerak.

Gerakan pendulum tersebut akan memberikan prediksi mengenai jenis kelamin lovebird tersebut. Cincin yang bergerak maju mundur menandakan kalau burung berjenis kelamin jantan, sedangkan jika gerakan cincin memutar maka itu artinya lovebird tersebut berjenis kelamin betina.

Metode pendulum atau bandul ini memang tidak bisa dijadikan patokan yang tepat, dan lebih merupakan prediksi saja. Namun metode ini ternyata sudah cukup umum digunakna para peternak di mancanegara selama berabad-abad.

7. Mengamati supit udang atau tulang supit

Burung jantan memiliki tulang supit yang lebih sempit dan terasa tajam, sedangkan tulang supit betina lebih lebar dan lunak. Untuk mengetahui cara meraba tulang supit tersebut, sialakan simak tulisannya berikut ini:

8. Mengamati perilaku

Ketika sedang dalam kondisi birahi, burung jantan akan selalu terlihat manggut-manggut pada waktu berada di dekat pasangannya atau burung betina. Selain itu, juga akan cenderung mengeluakan suara ngetik, dan kadang disertai dengan perilakunya yang berusaha melompati betina atau mondar-mandir sambil memanggil-manggil pasangannya.

Ciri lain bisa diketahui dari perilakunya yang paling sering memberikan makanan atau meloloh pasangannya. Ciri yang lebih gampang adalah burung jantan lebih sering gesek tangkringan atau kerap menaiki pasangannya, meski ada juga betina yang melakukan hal tersebut.

BACA:  Cara memaster burung secara efektif

9. Mengamati ketika membuat sarang

Ketika akan membuat sarang, burung lovebird betina adalah yang paling aktif.  Lovebird betina akan selalu terlihat sangat rajin mengumpulkan bahan-bahan sarang.

10. Melakukan tes DNA

Tes DNA adalah cara terakhir yang dilakukan jika peternak tetap merasa kesulitan membedakan jenis kelamin burung rawatannya. Tes DNA dapat memberikan hasil yang lebih akurat dengan melakukan pengujian terhadap potongan bulu maupun darah dari burung yang ingin diketahui jenis kelaminnya.

 

Tinggalkan Komentar:

Tekan enter untuk komentar
Tulis nama kamu